powered by
TickBar

Ini Panduan Diet Sehat

Untuk sukses menjaga penampilan, kuncinya tak hanya melakukan diet semata. Tapi, Anda juga harus memerhatikan asupan dan nutrisi yang dikonsumsi.

Penampilan bagi wanita adalah hal utama, terutama menyoal keindahan fisik dan kecantikan wajah. Tak heran, berbagai cara pun ditempuh untuk memenuhi hasrat tersebut salah satunya menjalani diet ketat.

Sayangnya, banyak orang yang menjalani diet secara asal tanpa memerhatikan asupan untuk tubuhnya. Mereka mempersepsikan diet adalah membatasi konsumsi makanan yang diasupnya. Parahnya lagi, tak jarang dari mereka yang tidak membarenginya dengan nutrisi sehat dan seimbang. Alhasil, gizi tubuh pun tak terpenuhi dan tubuh menjadi lemas.


Menurut dr Ida Gunawan MSM SpGk dari Clinical Nutrisionist yang ditemui okezone pada acara “Happy Healthy Snacking Time” bersama Tango Less Sugar di Red Pepper, Plaza Indonesia, banyak orang terjebak dalam mitos yang salah seputar diet. Mereka beranggapan bahwa diet itu sengsara, diet itu artinya tidak boleh makan, diet itu jangan ngemil atau makan “snack” dan diet itu berarti puasa.

Padahal, diet yang baik adalah mengonsumsi makanan dengan menu lengkap dan seimbang. Kriteria seimbang yang dimaksud adalah menu tersebut mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin dan mineral.

Kebutuhan makanan yang perlu dipenuhi seseorang itu sebenarnya 6 kali waktu makan. Anda dapat memulai hari dengan sarapan sehat, kemudian lanjut dengan “snack time” pada pukul 10.00 WIB, makan siang di jam 12.00 WIB lalu “snack time” lagi pukul 16.00-17.00 WIB, makan malam pukul 19.00 WIB dan jika masih lapar dapat melakukan “ekstrasnack” pukul 21.00 WIB.

"Melewatkan ‘snacking time’ hanya akan berakibat pembalasan dendam di waktu makan selanjutnya dan justru menyebabkan kegemukan," tutur dr Ida, Senin (28/3/2011).

Karenanya, untuk memenuhi kebutuhan tersebut Anda dapat memberlakukan komposisi sebagai berikut. Sebanyak 20 persen dari jumlah kebutuhan kalori harian dipenuhi saat sarapan, 10 persen saat “snacking time” dua jam kemudian, 30 persen ketika makan siang, 10 persen “snacking time” siang menjelang sore, 20 persen pada waktu makan malam dan 10 persen untuk “ekstrasnack” di malam hari.

Jadi misalnya, kebutuhan kalori harian Anda 1.500, maka Anda dapat memenuhi sarapan dengan setangkup roti gandum dan segelas juice buah tanpa gula, kemudian di waktu “snacking time” awal, bisa memenuhi dengan pepaya potong (140 kalori) apel washington red kecil (85 kalori) atau buah pisang filipina (150-175 kalori). Sementara untuk makan siang yang membutuhkan kadar sebanyak 30 persen, Anda dapat memenuhinya dengan menu gado-gado komplet (550 kalori tanpa kerupuk) atau “fried chicken” bagian dada atau paha tanpa nasi (400 kalori). Selebihnya, silahkan menakar kalori dan menyesuaikannya dengan kebutuhan Anda. Selamat mencoba!

Sumber : OkeZone

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g:
:h: :i: :j: :k: :l:

Poskan Komentar